Museum Sri Baduga Bandung

Bandung mempunyai referensi museum yang cocok untuk anda dikunjungi. Ada beberapa museum di kota kembang Bandung ini yang cukup lengkap koleksi-koleksinya salah satunya yaitu Museum Sri Baduga. Anda bisa mengunjungi Museum di samping Lapangan Tegallega dan berhadapan langsung dengan Monumen Bandung Lautan Api, Kota Bandung, tepatnya di jalan M Toha dan Jalan BKR museum ini menyimpan benda-benda yang menjelaskan secara lengkap sejarah perkembangan Jawa Barat (Jabar) sejak masa purba hingga berakhirnya masa penjajahan.

Koleksi-koleksi apa saja yang dimiliki museum sri Baduga?

Anda bisa melihat koleksi Museum sri baduga ini antara lain di beberapa bidang yaitu Geologi, Biologi, Etnografi, Arkeologi, dan Sejarah, ada juga Numismatika/Heraldika, Filologi, Keramik, dan juga Seni Rupa dan Teknologi, di museum anda bisa melihat 5.367 buah koleksi yang dimiliki. Dimana  koleksi terbanyaknya berasal dari bidang Etnografi yang berhubungan dengan benda-benda budaya daerah. Koleksi-koleksi yang dimiliki tidak terbatas pada bentuk bidang-bidang asli saja, tetapi juga dilengkapi dengan koleksi replika, miniatur, foto, dan maket.

museum sri baduga

Sejarah Museum Sri baduga

Awalnya museum yang diberi nama Museum negri provinsi jawa barat ini dibangun pertama  dan dirampungkan  pada tahun 1980, dan kemudian diresmikan pada tanggal 5 Juni oleh Dr. Daud Yusuf Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Areal museum dengan luas mencapai 8.415,5 m2 ini terbagi menjadi dua bagian wilayah publik atau public area yang mencakup gedung pameran dan auditorium dan wilayah bukan publik atau non public area yang mencakup ruang perkantoran Kepala Museum, Sub Bagian Tata Usaha, Kelompok Kerja Bimbingan dan Edukasi, Kelompok Kerja Konservasi dan Preparasi serta Kelompok Kerja Koleksi yang termasuk di dalamnya Gedung Penyimpanan Koleksi. Namun  Setelah sepuluh tahun kemudian nama museum ini berganti menjadi “Sri Baduga” yang diambil dari nama seorang raja Sunda.

Waktu kunjungan

Anda bisa berkunjung ke Museum Sri Baduga ini pada hari Senin–Jum’at jam 08.00–15.00 WIB, Sabtu–Minggu jam 08.00–14.00 WIB. Sedangkan pada hari-hari libur nasional, museum ini tutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *